Jutaan orang di dunia sering mengalami insomnia – baik berupa tidak bisa tidur sama sekali, bangun sebelum waktunya, atau tidak bisa kembali tidur. Tips tidur berikut ini, yang diambil dari berbagai sumber, terbukti dalam beberapa kasus dapat mengatasi gangguan sulit tidur tersebut.
Gunakan tempat tidur hanya untuk tidur atau berhubungan suami-istri, bukan untuk membaca atau menulis, menonton TV, makan cemilan, atau melakukan panggilan telepon.
Jika Anda telah berbaring di tempat tidur namun mulai takut tidak bisa tidur, cobalah beberapa teknik ini: “menghitung domba” atau menghitung mundur mulai dari 100 untuk menghentikan pikiran mengenai persoalan kemarin atau besok, bernafaslah dalam-dalam untuk sesaat atau visualisasikan tempat-tempat damai.
Jika setelah berbaring di tempat tidur selama 30 menit atau lebih, namun tidak juga tidur, bangunlah untuk sesaat. Apa yang harus dilakukan? Cobalah membaca sesuatu yang sangat membosankan.
Buat dan pertahankan waktu tidur secara rutin.
Sebelum waktu tidur, hindari tembakau atau minuman mengandung kafein (tidak hanya kopi, tetapi minuman lainnya seperti teh dan cola), juga minuman beralkohol. Perlu diketahui, minum di saat makan malam memiliki efek menurunkan stres dan akan membantu tidur.
Hindari ketiduran (atau jatuh tertidur di depan TV dengan acara yang membosankan).
Cobalah untuk bangun pada waktu yang sama setiap hari begitu juga tidur di akhir pekan.
Olah raga setiap hari, namun tidak menjelang waktu tidur, karena olah raga meningkatkan adrenalin.
Jika Anda menggunakan jam berpendar untuk alarm bangun, tempatkan di mana Anda tidak terus menerus melihat waktu.
Pakai kasur empuk dan jaga kamar tidur agar berventilasi baik.
Anda juga dapat mencoba: mandi air hangat, minum susu hangat, makanan ringan, pijat, atau musik tenang (yang mati secara otomatis).
Gunakan tutup telinga agar lebih senyap.
Jika mempunyai masalah nyeri sendi atau sakit kepala, minum obat penghilang nyeri sebelum tidur (pastikan tidak mengandung kafein).
Jika insomnia masih saja berlangsung, periksakan kepada dokter untuk memastikan adanya masalah kesehatan yang membuat Anda tetap terjaga (seperti depresi, gelisah, hyperthyroidisme, gagal jantung, atau penyakit pulmonary kronis).
Jika ternyata Anda baik-baik saja namun tetap saja sulit tidur, Anda bisa meminta resep dokter untuk obat tidur yang dapat berguna dalam jangka pendek.
Hydrogel ?!? Merupakan suatu bahan polimer yang aman dan tidak beracun bagi lingkungan. Hydrogel digunakan sebagai media tanam, khususnya tanaman hias dalam ruangan yang cocok diletakan diatas meja tamu, meja belajar, meja makan, meja rias atau bisa juga diatas lemari es. Selain digunakan untuk media tanam hydroponics, hydrogel juga dapat digunakan sebagai media pengganti air pada bunga potong yang biasa anda simpan dalam vas bunga transparan seperti bunga potong mawar, sedap malam, dll.
Hydrogel adalah penemuan terbaru yang menarik untuk mempermudah sistem pertanian hidroponik. Kristal-kristal polimer ini bisa dijadikan media tanam yang praktis karena sifatnya yang mampu menyerap air, sehingga pekebun akan dibebaskan dari rutinitas menyiram tanaman, selain itu dengan keanekaragaman warnanya bisa memperbaiki penampilan tanaman secara keseluruhan, karena bisa disesuaikan dengan selera dan diselaraskan dengan warna tanaman. Hal ini dapat menciptakan keindahan dan keasrian tanaman hias yang ditempatkan di ruang tamu atau di ruang kantor.
Kelebihan hidrogel, selain tampilannya indah berwarna-warni, juga praktis, dapat disiram sebulan sekali, terhindar dari hama tanah, cocok untuk tanaman di dalam ruangan seperti ruang tamu atau meja kerja.
Menurut ensiklopedia Wikipedia, hydrogel adalah suatu jaringan rantai-rantai polimer yang mudah menyerap air, hidrogel adalah polimer penyerap super (superabsorbent), ia dapat mengandung air hingga 99%. Hidrogel adalah kristal-kristal pengisap air, mampu menyerap air 600 kali dari bobotnya. Kristal-kristal ini tampak seperti butiran-butiran kecil kwarsa sebelum jenuh dengan air, dan mirip cabikan jeli jernih bila air ditambahkan.Bahan-bahan pembentuk hydrogel biasanya terdiri dari polyvinyl alcohol, natrium polyacrylate, polimer-polimer acrylate lainnya dan ko-polimer dengan kelompok hydrophilic (pengikat air) yang melimpah.
BAGI para petani stroberi di Tanah Air, tak asing lagi dengan yang namanya varietas kalifornia. Memang, tak bisa dipungkiri Amerika Serikat merupakan produsen stroberi terbesar di dunia, sementara sisanya ditempati negara-negara Eropa. Walaupun teknologi greenhouse juga diterapkan di sana, namun para petani stroberi di AS belum mengadopsi sepenuhnya teknik ini dalam meningkatkan produksi stroberinya. Hampir 100% produksi stroberi Negara Paman Sam dilakukan di ladang-ladang terbuka, menggunakan plastik mulsa dengan tanah yang disterilisasi menggunakan methyl bromida.
Luput dari perhatian, Israel negeri kecil yang lebih dari setengahnya berupa gurun pasir, merupakan negara produsen sekaligus eksportir stroberi yang patut diperhitungkan dengan produksinya yang terus meningkat, sehingga tidak heran bila beberapa petani stroberi di Indonesia mengenal salah satu varietasnya yaitu stroberi Israel, di samping varietas Selandia Baru, Australia dan Yates.
Stroberi merupakan tanaman herba famili Rosaceae, yang secara luas dikonsumsi di seluruh dunia. Bunga dari genus Fragaria ini bersifat biseksual dan mayoritas penyerbukannya dilakukan sendiri. Fragaria vesca ini tumbuh baik pada iklim dingin namun memerlukan cukup cahaya matahari.
Para petani di negara-negara Eropa telah mengadopsi berbagai metode “memaksa tumbuh” stroberinya selama musim dingin untuk meningkatkan harga pasar. Di Belanda dan Belgia, stroberi ditanam di dalam greenhouse menggunakan kantong-kantong dan pot yang diisi substrat berbasis peat. Stroberi juga “dipaksa” untuk tumbuh di lorong-lorong (tunnel) berbahan polyethylene seperti budidaya yang dilakukan di Spanyol, Italia, Prancis, Inggris dan Jerman.
Sementara di Israel dan sebagian daerah otoritas Palestina, stroberi tumbuh sebagai tanaman tahunan, dari September hingga Mei. Di Israel, stroberi ditanam di bawah tunnel polyethylene dan greenhouse menggunakan parit PVC serta wadah-wadah styrofoam yang diisi media nontanah seperti campuran sabut kelapa dan perlit. Varietas yang biasa ditanaman adalah “douglas” dan “tufts”. Juga varietas hasil silangan lokal seperti nurit, rachel, dorit, dan ofra.
Salah satu penemuan paling sukses dalam budidaya stroberi di Israel adalah dengan cara “menggantung”, yakni menanam stroberi pada media-media yang digantung di udara dalam greenhouse. Inovasi ini diharapkan bisa mengubah cara lama bercocok tanam yang kerap menuai masalah. Penanaman stroberi sering bermasalah bila ditanam pada tanah berpasir, kerap tercemar jamur yang tumbuh di tanah berpasir. Stroberi juga memperoleh reputasi buruk karena penggunaan pestisida. Pasar ekspor stroberi Israel ke Eropa sering terganjal karena residu pestisida ini.
Gagasan mengangkat stroberi dari tanah dan menumbuhkannya pada media lepas (kotak-kotak sepanjang 30 meter digantung di udara di dalam greenhouse) datang dari ahli agronomi Dr. Menachem Dinar, yang hingga kini berperan sebagai direktur divisi pengembangan sayuran dan perlindungan tanaman Kementerian Pertanian Israel.
Terbatasnya lahan pertanian, memacu para ilmuwan Israel untuk “mencaplok” lahan-lahan gurun pasir sebagai lahan bercocok tanam, dengan mengembangkan dan memperkenalkan varietas-varietas tanaman yang cocok dengan kondisi wilayah gersang tersebut dan didukung oleh sistem pengairan yang hemat seperti sistem irigasi tetes. Hasilnya, kini lebih dari 40 persen lahan sayuran dan buah-buahan muncul di gurun Negev dan Arava, bahkan 90 persen ekspor melon dihasilkan dari gurun pasir Arava ini. Meningkatnya ekspor ke Eropa baru-baru ini dalam bentuk komoditas hortikultura, buah-buahan maupun tanaman hias dari lembah-lembah panas di gurun Israel, menjadikan Israel sebagai “greenhouse”nya Eropa.
Sejarah karate sampai saat ini tidak begitu jelas, sehingga untuk mengetahuinya sedikit banyak harus mempercayai dari cerita dan legenda.
Sejarah karate sampai saat ini tidak begitu jelas, sehingga untuk mengetahuinya sedikit banyak harus mempercayai dari cerita dan legenda.
Menurut sejarah sebelum menjadi bagian dari Jepang, Okinawa adalah suatu wilayah berbentuk kerajaan yang bebas merdeka. Pada waktu itu Okinawa mengadakan hubungan dagang dengan pulau-pulau tetangga. Salah satu pulau tetangga yang menjalin hubungan kuat adalah Cina. Hasilnya Okinawa mendapatkan pengaruh yang kuat akan budaya Cina.
Sebagai pengaruh pertukaran budaya itu banyak orang-orang Cina dengan latar belakang yang bermacam-macam datang ke Okinawa mengajarkan bela dirinya pada orang-orang setempat. Yang di kemudian hari menginspirasi nama kata seperti Jion yang mengambil nama dari biksu Budha. Sebaliknya orang-orang Okinawa juga banyak yang pergi ke Cina lalu kembali ke Okinawa dan mengajarkan ilmu yang sudah diperoleh di Cina.
Pada tahun 1477 Raja Soshin di Okinawa memberlakukan larangan pemilikan senjata bagi golongan pendekar. Tahun 1609 Kelompok Samurai Satsuma dibawah pimpinan Shimazu Iehisa masuk ke Okinawa dan tetap meneruskan larangan ini. Bahkan mereka juga menghukum orang-orang yang melanggar larangan ini. Sebagai tindak lanjut atas peraturan ini orang-orang Okinawa berlatih Okinawa-te (begitu mereka menyebutnya) dan Ryukyu Kobudo (seni senjata) secara sembunyi-sembunyi. Latihan selalu dilakukan pada malam hari untuk menghindari intaian. Tiga aliranpun muncul masing-masing memiliki ciri khas yang namanya sesuai dengan arah asalnya, yaitu : Shurite , Nahate dan Tomarite.
Namun demikian pada akhirnya Okinawate mulai diajarkan ke sekolah-sekolah dengan Anko Itosu (juga mengajari Funakoshi) sebagai instruktur pertama. Dan tidak lama setelah itu Okinawa menjadi bagian dari Jepang, membuka jalan bagi karate masuk ke Jepang. Gichin Funakoshi ditunjuk mengadakan demonstrasi karate di luar Okinawa bagi orang-orang Jepang.
Gichin Funakoshi sebagai Bapak Karate Moderen dilahirkan di Shuri, Okinawa, pada tahun 1868, Funakoshi belajar karate pada Azato dan Itosu. Setelah berlatih begitu lama, pada tahun 1916 (ada yang pula yang mengatakan 1917) Funakoshi diundang ke Jepang untuk mengadakan demonstrasi di Butokukai yang merupakan pusat dari seluruh bela diri Jepang saat itu.Selanjutnya pada tahun 1921, putra mahkota yang kelak akan menjadi kaisar Jepang datang ke Okinawa dan meminta Funakoshi untuk demonstrasi. Bagi Funakoshi undangan ini sangat besar artinya karena demonstrasi itu dilakukan di arena istana. Setelah demonstrasi kedua ini Funakoshi seterusnya tinggal di Jepang.
Selama di Jepang pula Funakoshi banyak menulis buku-bukunya yang terkenal hingga sekarang. Seperti “Ryukyu Kempo : Karate” dan “Karate-do Kyohan”. Dan sejak saat itu klub-klub karate terus bermunculan baik di sekolah dan universitas.
Gichin Funakoshi selain ahli karate juga pandai dalam sastra dan kaligrafi. Nama Shotokan diperolehnya sejak kegemarannya mendaki gunung Torao (yang dalam kenyataannya berarti ekor harimau). Dimana dari sana terdapat banyak pohon cemara ditiup angin yang bergerak seolah gelombang yang memecah dipantai. Terinspirasi oleh hal itu Funakoshi menulis sebuah nama “Shoto” sebuah nama yang berarti kumpulan cemara yang bergerak seolah gelombang, dan “Kan” yang berarti ruang atau balai utama tempat muridnya-muridnya berlatih.
Simbol harimau yang digunakan karate Shotokan yang dilukis oleh Hoan Kosugi (salah satu murid pertama Funakoshi), mengarah kepada filosofi tradisional Cina yang mempunyai makna bahwa ’’harimau tidak pernah tidur’’. Digunakan dalam karate Shotokan karena bermakna kewaspadaan dari harimau yang sedang terjaga dan juga ketenangan dari pikiran yang damai yang dirasakan Gichin Funakoshi ketika sedang mendengarkan suara gelombang pohon cemara dari atas Gunung Torao.
Sekalipun Funakoshi tidak pernah memberi nama pada aliran karatenya, murid-muridnya mengambil nama itu untuk dojo yang didirikannya di Tokyo tahun sekitar tahun 1936 sebagai penghormatan pada sang guru. Selanjutnya pada tahun 1949 Japan Karate Association (JKA) berdiri dengan Gichin Funakoshi sebagai instruktur kepalanya.
Shotokan adalah karate yang mempunyai ciri khas beragam teknik lompatan (lihat Enpi, Kanku Dai, Kanku Sho dan Unsu), gerakan yang ringan dan cepat. Membutuhkan ketepatan waktu dan tenaga untuk melancarkan suatu teknik.
Gichin Funakoshi percaya bahwa akan membutuhkan waktu seumur hidup untuk menguasai manfaat dari kata. Dia memilih kata yang yang terbaik untuk penekanan fisik dan bela diri. Yang mana mempertegas keyakinannya bahwa karate adalah sebuah seni daripada olah raga. Baginya kata adalah karate. Funakoshi meninggal pada tanggal 26 April 1957.
Grup yang berdiri pada 6 Mei 1996 ini pada awalnya adalah sekumpulan anak-anak sekolah dari beberapa SMA di Yogyakarta. Di awal berdirinya bersatulah lima anak muda, Duta (vokal) berasal dari SMA 4, Adam (bass) dari SMA 6, Eross (gitar) dari SMA Muhammadiyah I, Sakti (gitar) dari SMA De Britto, dan Anton (drum) berasal dari SMA Bopkri I. Mereka sepakat untuk membentuk sebuah band dan membawakan lagu-lagu dari kelompok Oasis, U2, Bon Jovi, Guns N’ Roses, dll. Pada waktu itu juga, mereka telah memiliki beberapa lagu-lagu orisinal karya mereka sendiri dan mereka mencoba untuk memperkenalkan dan membawakan lagu-lagu tersebut dengan penuh rasa percaya diri di berbagai pentas.
Sampai saat ini juga, mereka masih sulit untuk menyebut warna musik apa yang sebenarnya dimainkan. Tetapi satu hal yang jelas adalah bahwa mereka berkeyakinan untuk memainkan “Sheila music”, dimana ide-ide atau kreasi dalam bermusik dimunculkan secara spontan dan menampilkan lirik-lirik yang gampang dicerna serta konsep musik yang sederhana.
Pada awal berdirinya grup ini bernama “Sheila”. Tidak lama kemudian, mereka menambahkan kata “Gank”, hingga jadilah “Sheila Gank”. Namun karena masalah ‘sense’, akhirnya nama mereka berganti menjadi “Sheila on 7”, “on 7” berarti solmisasi alias 7 tangga nada (do re mi fa sol la si).
Sejak awal grup ini mencoba untuk tampil secara profesional. Dimulai dengan keterlibatan mereka dalam beberapa pentas musik, festival maupun pertunjukan komersil di DIY dan Jawa Tengah, baik di lingkup sekolah, kampus, serta panggung umum. Satu hal yang cukup meyakinkan dan membanggakan adalah keikutsertaan mereka dalam program indie label “Ajang Musikal” (Ajang Musisi Lokal) di tahun 1997 milik Radio Geronimo 105.8 FM & G-Indie Production di Yogyakarta, dimana program ini adalah program sindikasi radio yang disiarkan oleh hampir 90 radio swasta di tanah air. Ajang Musikal adalah program radio yang menyiarkan lagu-lagu karya sendiri dari band-band lokal yang belum pernah rekaman komersial.
Dalam program ini mereka mendapat respons yang sangat positif, dimana request dari para pendengar untuk lagu karya mereka sendiri yaitu ‘Kita’, menempatkan mereka selama 3 bulan berturut-turut di tangga lagu Ajang Musikal G-Indie 10 pada bulan Maret, April, dan Mei 1997.
Menunjuk pada hal tersebut, “Sheila on 7” mampu untuk merefleksikan dirinya dan menjadikannya sebagai tolak ukur untuk ke jenjang yang lebih atas lagi yakni rekaman komersial. Dengan penuh keyakinan pula, Sheila on 7 memberanikan diri untuk
Lihat cara dia berjalan
… oh mengagumkan … oh mengagumkan
Ikutilah jalan pikirannya
… oh mengesankan … oh mengesankan
Ingin sekali kutunjukkan
Betapa berarti senyumnya untukku
Ikutilah gerak jarinya
… kau ‘kan terkesan … kau ‘kan terkesan
Dengarlah dia bernyanyi
Kau ‘kan terharu lalu membisu
Ingin sekali kukatakan
Betapa berarti tingkahnya bagiku
Reff.
Karna aku s’lalu pasti mengagumi dengan hati
Di setiap jengkal indahnya, di setiap jengkal buruknya
Karna aku s’lalu pasti mengikuti lewat mimpi
Di setiap sudut terangnya, di setiap sudut gelapnya
SocialVibe